Si Pemalu
Dahulu sebelum terlahir anak si pemalu ini, banyak kejadian yg menimpa di tahun-tahun itu seperti, krisis ekonomi, aksi demo, kekurangan sumber pangan, bahkan isu politik yang semakin hari semakin memanas. Akan tetapi, tidak terhalang terhadap kejadian tersebut. Kemudian, lahirlah bayi perempuan yang begitu lucu dan menggemaskan yang sangat mirip dengan ayahnya.
Sang ibu begitu bahagia dan penuh haru ketika bayi yang ia lahirkan menangis sekencang-kencangnya. Kasih sayang ibu yang begitu hangat membuat si bayi damai dan tenang dipelukan ibunya. Lalu, sang ayah mengumandangkan adzan di telinga si bayi dan mendoakan yang terbaik untuk anaknya itu.
Setelah proses kelahiran si bayi, dilakukan acara sedekah ruah, pembacaan yasin dan barzanji serta pemberian nama si bayi lucu itu. Alangkah ramai tamu dan sanak saudara yang berkumpul dirumah itu.
Setelah itu, dipenghujung acara diberikanlah nama si bayi itu yakni bernama Asiyah. Yang bermakna dari nama si ayah dan si ibu serta doa yang dipanjatkan oleh sanak saudara. Proses pemotongan rambut pun dilakukan secara resmi sambil membacakan shalawat nabi. Acara berlangsung lancar, damai, tenang, dan penuh makna.
Kemudian, datanglah si nenek dan si kakek yang ingin sekali menggendong cucunya yang begitu lucu. Si kakek merasa bahagia yang akhirnya memiliki cucu perempuan untuk pertama kalinya, air matanya menetes tiada henti. Apalagi si nenek juga ikut bahagia melihat cucunya itu sambil menggendong dan mendoakan yang terbaik agar menjadi anak yang sholehah, berbakti kepada orangtua, berguna bagi agama dan bangsa. Semua keluarga begitu gembira akan kedatangan si bayi perempuan ini, dari sanak saudara, tetangga, teman/sahabat, bahkan dari keluarga jauh juga ikut gembira.
Komentar